MODEL APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT GASTROINTESTINAL DENGAN THEOREMA BAYES

Bahar Bahar, Ridha Syahrin

Abstract


ABSTRAK Keterbatasan pengetahuan petugas medis (bukan pakar) di sebuah klinik kesehatan mengenai penyakit gastrointestinal dikhawatirkan berdampak pada kesalahan mendiagnosa pasien penderita penyakit gastrointestinal dalam situasi darurat akibat pakar tidak selalu berada di tempat saat diperlukan. Sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit gastrointestinal merupakan suatu sistem pakar yang dirancang sebagai alat bantu bagi petugas medis bukan pakar dalam mendiagnosa penyakit gastrointestinal ketika dokter ahli tidak berada di tempat dimana dibutuhkan.  Basis pengetahuan sistem diperoleh dari berbagai sumber diantaranya pakar penyakit gastrointestinal, buku-buku yang terkait dengan penyakit gastrointestinal. Informasi yang dihasilkan dari sistem pakar yang dibangun adalah nama penyakit, gejala-gejala yang menyertai, solusi, dan nilai probabilitas masing-masing penyakit. Hasil uji terhadap 20 sampel kasus penyakit yang diujicoba menunjukkan bahwa akurasi kinerja model aplikasi sistem pakar yang dibangun dapat mencapai 100% (sesuai dengan hasil diagnosa pakar). Kata Kunci: Sistem Pakar, Theorema Bayes, Penyakit Gastrointestinal
 
 
ABSTRACT The lack of knowledge of medical personnel (not experts) in a health clinic about gastrointestinal disease is feared to have an error in diagnosing gastrointestinal disease patients in an emergency situation because the expert is not always in place when needed. The expert system to diagnose gastrointestinal disease is an expert system designed as a tool for officers to diagnose gastrointestinal disease. The knowledge base of the system is derived from a variety of sources including experts on gastrointestinal diseases, books related to gastrointestinal disease. Information generated from expert systems built is the name of the disease, the accompanying symptoms, the solution, and the probability value of the disease. The test results of 20 cases of the disease tested showed that the system model that was built, 100% can make a proper diagnosis (in accordance with the result of expert deen). Keywords: Expert System, Bayesian Theorem, Gastrointestinal Disease

Full Text:

PDF

References


Rohman, F. F., & Fauzijah, A. (2008). Rancang bangun aplikasi sistem pakar untuk menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak. Media informatika, 6(1), 1-23.

Honggowibowo, A. S. (2009). Sistem pakar diagnosa penyakit tanaman padi berbasis web dengan forward dan backward chaining. TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control), 7(3), 187-194.

Wahyuni, E. G., & Prijodiprojo, W. (2014). Prototype Sistem Pakar untuk Mendeteksi Tingkat Resiko Penyakit Jantung Koroner dengan Metode Dempster-Shafer (Studi Kasus: RS. PKU Muhammadiyah Yogyakarta). Berkala Ilmiah MIPA, 23(2), 161-171.

Bahar, B., & Suseno, A. (2015). Penerapan Metode Depth First Search Pada Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Pasca Melahirkan. JUTISI, 3(1), 517-526.

Taufiq, T., & Natarsyah, S. (2017). Implementasi Cartainty Factor Dalam Sistem Pakar Untuk Melakukan Diagnosa Dan Terapi Penyakit Gangguan Jiwa. JUTISI, 5(3), 1205-1214.

Marlisa, R. (2014). Sistem Pakar Mendiagnosa Keguguran Pada Ibu Hamil Berdasarkan Jenis Makanan Dengan Menggunakan Metode Teorema Bayes, Informasi dan Teknologi Ilmiah (INTI), 4(3), 24-32.

Yasidah Nur Istiqomah, & Abdul Fadlil, (2013). Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Saluran Pencernaan Menggunakan Metode Dempster Shafer, Jurnal Sarjana Teknik Informatika, 1(1), 32-41.

Arhami, M. (2005). Konsep Dasar Sistem Pakar, Yogyakarta: Andi




DOI: http://dx.doi.org/10.35889/jutisi.v7i1.280

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Puslitbang & P2M STMIK Banjarbaru
Kampus STMIK Banjarbaru, Jl. A. Yani, KM. 33,5 Loktabat, Banjarbaru, Kalimantan-Selatan 70714
Telepon: 0511-4782881; email: puslit.stmikbjb@gmail.com