KOMBINASI SENSOR ULTRASONIK DAN INFRAMERAH KONSEP DETEKSI HALANGAN PADA ROBOT BERKAKI

Hugo Aprilianto, Kukuh Aprianto

Abstract


ABSTRAK Kontes Robot Indonesia diadakan satu tahun sekali oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Tujuan dari kontes adalah meningkatkan kreatifitas dan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan IPTEK khususnya dibidang robotika. Pada divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) berkaki diajang ini robot dituntut untuk dapat menjalajahi arena di lapangan yang mensimulasikan rumah, mengatasi halangan atau aksesoris, menelusuri ruangan sehingga dapat menemukan titik api dan memadamkannya. Pada penilitian ini, dilakukan penerapan kombinasi sensor ultrasonik dan inframerah pada robot berkaki untuk menghindari halangan pada arena pertandingan yang ditunjukan pada penerapan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI). Berdasarkan perancangan, pengujian, dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan hal-hal yaitu dari hasil pengujian terhadap sensor ultrasonik dan inframerah, didapatkan bahwa sensor ultrasonik tidak mampu membaca jarak terhadap objek yang berbahan sangat lembut, sensor inframerah dalam membaca objek sama sekali tidak terpengaruh terhadap cahaya apapun yang masuk, baik tanpa cahaya maupun ada cahaya, dan dengan kombinasi sensor ultrasonik dan inframerah robot dapat menghindari halangan yang ada. Kata kunci: Sensor Ultrasonik, Sensor Inframerah, KRPAI Berkaki
ABSTRACT Indonesia Robot Contest is held once a year by the Directorate General of Higher Education. The purpose of the contest is to improve the creativity and ability of students in applying science and technology, especially in the field of robotics. In this robot legged Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) division, robots are required to be able to overrun the arena in the field that simulates the house, overcoming obstacles or accessories, tracing the room so as to find the fire point and extinguish it. In this research, the application of a combination of ultrasonic and infrared sensors on the legged robot to avoid obstacles in the arena match shown in the application of Indonesia Fire Fighting Robot Contest (IFFRC). Ased on the design, testing, and analysis that has been done, it can be concluded things that are from the test results of ultrasonic and infrared sensors, it is found that ultrasonic sensors are unable to read the distance to objects made from very soft, infrared sensors in reading objects Affected by any incoming light, regardless of light or light, and with a combination of ultrasonic and infrared sensors the robot can avoid any obstacles. Keywords: Ultrasonic Sensor, Infrared Sensor, KRPAI Legs

Full Text:

PDF

References


Rule, (2016). Panduan Kontes Robot Indonesia 2016. Jakarta: DIKTI.

Kadir, A., (2015). From Zero To A Pro Arduino. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Rahmani, B., Aprilianto, H., (2015). Model Kendali Multi Kontroler untuk Robot Humanoid. Prosiding KNS&I, Oktober 2015. 186-191.

Lindawati, (2012). Sensor Ultrasonik Sebagai Pengontrol Jarak Aman Pada Kendaraan Roda Empat. Teknomatika, 17-18.

Ramadhan, R. (2012). Pendeteksi Obyek Di Dalam Ruangan Menggunakan Sensor Infra Merah. Tugas Akhir, Depok: Universitas Gunadarma.

Febriyansyah. (2014). Aplikasi Sensor Kompas Magnetometer 3 Axis HMC58883L Pada Prototype Robot Boat Pengumpul Sampah Berbasis Mikrokontroler. Tugas, Akhir, Palembang: Politeknik Negeri Sriwajaya.

Rahmani, B., Aprilianto, H., (2016). Model Kalibrasi Kamera Untuk Pengukuran Jarak Objek dan Navigasi Robot. Prosiding SNRI.Nopember 2016, 1, 833-841.




DOI: http://dx.doi.org/10.35889/jutisi.v7i1.283

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Puslitbang & P2M STMIK Banjarbaru
Kampus STMIK Banjarbaru, Jl. A. Yani, KM. 33,5 Loktabat, Banjarbaru, Kalimantan-Selatan 70714
Telepon: 0511-4782881; email: puslit.stmikbjb@gmail.com